Home / Wisata / Komisi D DPRD Semarang Belajar Pengembangan Wisata ke Jepara
Mas Andi Jepara
Plt Bupati Jepara Dian Kristiandi bersama dengan Wakil Ketua DPRD Semarang Muhammad Afif saat kunjungan kerja di pringgitan Pendopo Kabupaten Jepara, Selasa (3/3/2020).

Komisi D DPRD Semarang Belajar Pengembangan Wisata ke Jepara

JEPARA – Pelaksana Tugas Bupati Jepara Dian Kristiandi menerima kunjungan kerja Komisi D DPRD Kota Semarang di Peringgitan Pendopo Kartini Jepara, Selasa (3/3/2020). Rombongan ini dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Muhamad Afif dan Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang Swasti Aswagati. Kedatangan Komisi D ini ingin belajar soal pengembangan destinasi wisata di Kabupaten Jepara. Sedangkan Plt Bupati Jepara didampingi Bagian Tata Pemerintahan dan Dinas Pariwisata dan Kebudayan Kabupaten Jepara.

Dian Kristiandi

“Terima kasih kami sampaikan kepada Pak Plt Bupati, sebab sejauh ini belum pernah kami diterima langsung oleh kepala daerah selama melakukan kunjungan kerja. Ini penghormatan yang luar biasa,” kata Muhammad Afif mengawali sambutannya.

Afif mengatakan, meskipun Kota Semarang merupakan kota metropolitan, tetapi memiliki kekurangan. Untuk itu, pihaknya bersama Komisi D DPRD ingin belajar mengenai pengembangan destinasi wisata ke Kabupaten Jepara.

“Di Semarang sebenarnya kami sudah banyak melakukan upaya untuk pengembangan wisata, tapi tentu masih banyak kekurangan. Dan kami anggap Jepara memiliki keunggulan di bidang wisata, sehingga kami ingin ngangsu kaweruh kesini,” jelas Afif.

Dian Kristiandi Jepara

Sementara itu, Plt Bupati Jepara Dian Kristiandi mengungkapkan jika potensi wisata pantai yang banyak. Hal ini lantaran Jepara memiliki panjang pantai sekitar 82 KM. Angka ini, lanjutnya belum ditambah lagi dengan yang ada di Kepulauan Karimunjawa.

“Namun untuk wisata pantai, kita (Pemkab) hanya mengelola tiga lokasi yakni Pantai Kartini, Pantai Bandengan dan Benteng Portugis,” kata Andi.

Akan tetapi, kata Andi, kunjungan wisatawan ke sejumlah lokasi wisata pantai belum terlalu optimal. Untuk itu, Pemkab sejak 2019 mengambil langkah berani dengan menggratiskan retribusi masuk lokasi wisata di hari Senin sampai Jumat. “Kita ingin masyarakat bisa menikmati langsung wisata ini agar masyarakat kita bisa lebih sehat,” ujarnya.

Pringgitan pendopo kabupaten Jepara

Dengan langkah tidak menarik retribusi masuk itu, kata Andi, terbukti terjadi peningkatan kunjungan ke destinasi wisata yang dikelola oleh Pemkab. Meningkatnya kunjungan, diharapkan akan meningkatkan pula dampak ikutan seperti tumbuhnya UMKM dan sektor-sektor lain. “Multiplier effect ini lah yang kita harapkan dari peningkatan kunjungan wisatawan ke Jepara,” tandasnya.

About Fery Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *