Home / UMKM / BPR BKK Diminta Berkontribusi Hidupkan Sektor Riil
BPR BKK
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Jepara Dian Kristiandi saat kegiatan penyaringan hadiah undian Tamades di kantor pusat BPR BKK Jepara, Rabu (25/9/2019).

BPR BKK Diminta Berkontribusi Hidupkan Sektor Riil

JEPARA – Sebagai salah satu bank milik daerah, PD BPR BKK Jepara diminta terus berkontribusi menghidupkan sektol riil di Kabupaten Jepara. Kontribusi itu diantaranya yakni dengan memberikan kemudahan kredit kepada pedagang kecil dan pelaku UMKM. Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Jepara Dian Kristiandi saat kegiatan penyaringan hadiah undian Tamades di kantor pusat BPR BKK Jepara, Rabu (25/9/2019).

Dengan tagline banknya usah mikro, kecil menengah, BPR BKK Jepara sudah seharusnya berkontribusi terhadap pemberdayaan pedagang kecil dan UMKM. Menurut Andi, pelaku UMKM dan para pedagang kecil di pasar sejauh ini menjadi sektor yang paling kuat dan bisa bertahan ditengah terpaan ekonomi global. Dengan kontribusi tersebut, harapannya pedagang kecil bisa terus berdaya. “Mari terus mencari peluang ekspansi untuk pengembangan bank,” katanya.

BPR BKK

Lebih lanjut Andi mengatakan, meskipun selama dua tahun terakhir ini Pemkab Jepara tidak menambah penyertaan modalnya, harapannya BPR BKK tetap bias terus besar. “Dengan asset yang sudah ada, mohon dibesarkan dan terus dikembangkan. Dan ternyata tidak hanya pemkab Jepara yang tidak menambah penyertaan modalnya, tetapi dari Pemprov juga tidak menambah penyertaan modalnya,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Utama BPR BKK Jepara Basri menyampaikan, tahun 2019 ini target laba BPR BKK Jepara sebesar Rp.11 milyar. Sejauh ini estimasi dividen yang diberikan kepada dua pemegang saham yakni Pemkab Jepara dan Pemprov Jawa Tengah sesuai dengan besaran saham yang dimiliki. “Untuk dividen kita bagi secara proporsional sebesar Rp.4,46 miliar yakni Rp.2,2 milyar untuk propinsi dan Rp.2,1 milyar untuk kabupaten,” jelas Basri.

Pertumbuhan asset BPR BKK Jepara, kata Basri, juga meningkat. Jika pada Agustus 2018 sebesar Rp.270 milyar, maka pada Agustus 2019 ini asset sudah mencapai 330 milyar. “Namun untuk kredit lajunya masih belum begitu kencang. Pada 2016 sekitar 133 milyar dan tahun 2018 menjadi 209 milyar,” imbuhnya.

Sementara itu undian Tamades 2019 ini mengikutkan sekitar 16 ribu nomor rekening dengan jumlah kupon lebih dari 9 juta. “Tahun ini untuk hadiah utamanya yakni mobil Avanza. Mudah-mudahan di tahun-tahun berikutnya bias terus meningkat,” tandas Basri.

Selain dihadiri Plt Bupati Jepara Dian Kristiandi, hadir dalam kegiatan undian Tamades ini, Gubernur Jawa Tengah yang diwakili oleh Kabag BUMD pada Biro Perekomonian Pemprov Jawa Tengah Haerudin. Forum koordinasi pimpinan daerah Jepara, kepala OPD terkait, pimpinan perbankan di Jepara serta sejumlah perwakilan nasabah.

About Fery Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *